Perangkat Radio Berukuran NanoMeter (NanoRadio)

Pada artikel kali ini saya akan memberikan informasi tentang akan hadirnya perangkat radio yang berukuran nanometer atau sebesar ukuran sebuah molekul. artikel ini merupakan kutipan dari majalah Pulsa Edisi 157.
Merubah ukuran radio menjadi sekecil sekarang merupakan impian perusahaan pembuat radio sejak perangkat ini pertama kali ditemukan.Tak menjadi soal jika kemudian seorang ahli fisika Universitas Carlifornia, Berkeley, Alex Zettl,
bersama beberapa anggota timnya mencoba membuat radio berskala nanometer (sepersejuta meter). Radio seukuran molekul mikroskopis tersebut menggunakan sirkuit utama berupa sebuah karbon nanotube. Kabar baiknya, teknologi ini bisa saja dapat diterapkan oleh semua perangkat elektronika mulai dari ponsel hingga diagnosa medis.
perangkat bergerak apapun, asalakan ia memiliki sensor dapat lebih jauh diperkecil dari ukuranya yang sekarang. salah satu fungsi yang spesifik dapat diterapkan dibidang kedokteran, dimana sensor dengan teknologi nanotube diletakan di organ dalam dan mampu mengatur aliran darah atau mengeluarkan obat sesuai jadwal.
Tim Zettl berupaya memperkecil komponen radio penerima, seperti antena dan tuner. dimana alat ini kemudian mampu menagkap sebuah frekuensi dan mengubahnya menjadi denyutan elektrik untuk disampaikan menuju speaker. Tetapi mengintegrasikan komponen skala nanometer secara terpisah bukanlah hal yang mudah. Hingga setahun yang lalu,
Zettl dan para muridnya menemukan jawabanya. "Ternyata sebuah nanotube dapat melakukan itu semua", kata Zettl. Percobaan pertama dilakukan dengan mengirimkan lagu Beach Boys, dan perangkat nano ini dapat menerima dan menerjemahkan osilasi dari elektromagnetik yang dikirimkan oleh gelombang radio tersebut ke getaran mekanik nanotube dan diubah menjadi getaran yang mengubahnya kembali seperti sinyal radio semula.

Tim Zettl meletakan sebuah nanotube pada sebuah logam elektroda yang tersambung pada sebuah baterai. Setelah itu mereka meletakan metal elektroda lain. ketika tegangan diberikan diantara kedua elektroda tersebut, elektron mengalir dari baterai mealalui elektroda pertama dan nanotube, lalu kemudianmelompat dari nanotube menyeberangi bagian tengah elektroda. kira-kira begitu proses bekerjanya nanotube radio buatan Zettl. Meskipun belum ada pernyataan tentang kapan penyelesaian perangkat ini namun diharapkan ini membuka peluang kemungkina teknologi dimasa yang akan datang.
sekian informasinya. semoga bermanfaat.Regard


2 comments

Akhirnya, angan-angan jadi kenyataan.
Salam blogger

Reply

yoi mas.....makin sini teknologi makin cangih :D
salam juga ;)

Reply

Post a Comment